Penerapan Pancasila Pada Kehidupan 

Pancasila dirumuskan oleh panitia 9 pada tanggal 1 Juni 1945 di sidang BPUPKI. Pancasila dibuat dengan tujuan dijadikan sebagai dasar negara Indonesia, segala hukum – hukum dan peraturan di indonesia harus berpedoman pada pancasila, yang didalamnya terdapat berbagai makna yang dapat diartikan. Seluruh warga negara Indonesa  diharapkan dapat menerapkan semua makna yang terkandung di dalamnya. Adapun isi dari pancasila itu sendiri berbunyi  (1) Ketuhanan yang maha esa (2) Kemanusiaan yang adil dan beradab. (3) Persatuan Indonesia. (4) Kemanusiaan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. (5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Dari sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan yang maha Esa” berarti negara indonesia adalah negara yang beragama, seluruh warga negaranya mempunyai kepercayaan yg di anutnya masing – masing. Artinya dalam penerapan di kehidupan sehari – harinya kita harus senantiasa taat kepada agamanya masing – masing, tetapi walaupun di Indonesia terdapat berbagai agama yang berbeda, seluruh warga harus selalu menghormati perbedaan agama tiap individunya masing – masing, dan segenap agama yang ada di Indonesia harus mendapatkan keadilan oleh pemerintah dengan hak yang sama. Dengan mempunyai agama, setiap warga negara akan diajarkan untuk senantiasa berperilaku baik, maka akan terjadilah kehidupan yang aman dan tentram.

Pada sila yang kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab” yang berarti setiap warga negara Indonesia berada pada derajat yang sama, tidak ada perbedaan di dalamnya apakah dia seorang masyarakat biasa mapun yang mempunyai jabatan paling tinggi sekalipun.Artinya, kita sebagai warga negara tidak boleh membedakan antar manusia – manusia yang tinggal bersama di satu negara ini. Sila ini semakin kuat dengan adanya Hak Asasi Manusia, dengan adanya HAM semua manusia mendapatkan kehidupan yang selayaknya.

Lalu selanjutnya pada sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia” mempunyai makna kita seluruh warga negara Indonesia yang menempati satu wilayah Indonesia  harus mempunyai sifat persatuan, yang berarti seluruh bangsa Indonesia tidak boleh terpecah belah dalam mencapai tujuan negara Indonesia, Indonesia mempunyai berbagai macam kebudayaan yang berbeda – beda dari mulai sabang sampai merauke tetapi itulah yang membuat kita menjadi satu. Kita sebagai warga Indonesia tidak boleh membeda-bedakan ataupun bahkan saling mencela kebudayaan – kebudayaan yang terdapat di Indonesia seperti kata ‘Bhineka Tunggal Ika’ yang berarti berbeda – beda tetapi tetap satu jua. Pun kita harus senantiasa mempunyai rasa cinta dan bangga terhadap negara kita sendiri karena jika bukan kita siapa lagi yang akan menyangi negara ini.

Pada sila ke-empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” mempunyai arti bahwa negara indonesia menganut kehidupan demokrasi yang artinya setiap warga negara berhak untuk mengeluarkan pendapatnya masing – masing dan segala keputusan diambil dari hasil musyawarah mufakat. Tetapi tak lupa untuk saling menghargai dan menghormati pendapat antar individu. Tak hanya saja memberikan pendapatnya, masyarakat pun diharapkan mempunyai rasa tanggung jawab akan kewajiban – kewajiban yang harus dilaksanakan atas hasil yang telah disepakati bersama tersebut.

Dalam sila ke-lima yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” yang mempunyai arti warga negara Indonesia berhak mendapatkan perlakuan yang adil oleh pihak pemerintah yang keadilan disini mencakup keadilan politik, ekonomi, sosial budaya,dan lain lain. yang berarti seluruh masyarakat Indonesi a akan mendapatkan peran politik secara adil, tidak akan ada kemiskinan, medapatkan perilaku yang adil dari pemerintah untuk setiap budaya budaya yang ada, dan lain lain.

Dari seluruh sila-sila diatas  yang sudah dibentuk oleh para kakek moyang kita, diharapkan seluruh warga negara indonesia dengan berbagai perannya dapat melaksanakan makna makna dari setiap sila tersebut. Walaupun pada saat ini sila-sila diatas belum terlaksana sepenuhnya, tetapi kita sebagai penerus bangsa Indonesia diharapkan dapat mengubah Indonesia yang didasari oleh pancasila ini menjadi lebih baik lagi bahkan dapat melaksanakan seluruh isinya. Karena apabila makna dari pancasila dapat tercapai seutuhnya maka negara Indonesia akan mempunyai kehidupan yang adil dan makmur. Maka dari itu, setelah kita mengetahui seluruh makna dari pancasila, mari kita wujudkan cita-cita bangsa Indonesia ini dengan melaksanakan penerapan – penerapan yang dapat diambil dari pancasila.

"Indonesia negaranya, pancasila panutannya"


Komentar